Industri Pariwisata di Indonesia memang begitu menjanjikan, dan salah satu sektor investasi pariwisata di Indonesia yang begitu populer dan penyebaran investasi industri pariwisata begitu besar adalah Hotel dan restoran.

Menurut data dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk jumalh sebaran investasi pariwisata sektor hotel dan restoran menyentuh angka 69,6% kemudian jasa pariwisata 29,3% dan kawasan pariwisata 0,9%.

Investasi pariwisata di Indonesia memang dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan yang begitu siginifikan. realisasi investasi dari tahun 2015 ke 2016 mengalami kenaikan baik dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) maupun penanaman modal asing (PMA). Namun, dari tahun 2016 ke 2017 sempat menurun.

Tahun 2015 realisasi investasi PMDN sebesar Rp 900 miliar dan PMA sebesar Tp 2,5 triliun dengan total realisasi Rp 3,45 triliun. Tahun 2016 dari PMDN Rp 779 miliar dan PMA sebesar Rp 10,5 triliun dengan total realisasi Rp 11,3 triliun.

Realisasi investasi tahun 2017 cukup menurun yakni perolehan dari PMA Rp 6,26 triliun, sedangkan PMDN meningkat yakni Rp 3,2 triliun dengan total realisasi Rp 9,5 triliun.

Sementara, untuk tahun 2018 yang baru menyelesaikan semester I-nya dengan total realisasi Rp 4,23 triliun yang bersumber dari PMDN Rp 1,5 triliun dan PMA sebesar Rp 2,68 triliun.

Banyaknya investasi di sektor hotel dan restoran memang tidak terlepas dari kunjungan wisatawan asing ke Indonesia yang semakin banyak. Tahun 2018 ini Kementerian Pariwisata RI menargetkan kunjungan untuk wisatawan asing ke Indonesia mencapai 17 juta.

Jadi bisa dibayangkan betapa banyaknya kunjungan wisatawan ke Indonesia dengan semakin gemerlapnya investasi pariwisata Indonesia di sektor hotel dan restoran.

Belum lagi pemerintah memang sedang gencar-gencarnya membenahui industri pariwisata Indonesia, karena sektor pariwisata menjadi salah satu penopang terbesar devisa Indonesia. Program pemerintah dengan menghadirkan 10 kawasasan ekonomi khusus dan penetapan 10 Bali baru semakin menarik investor pariwisata untuk berinvestasi di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here