Kapal Pesiar di Celukan Bawang Bali Jadi Target Tjandra Limanjaya

Celukan Bawang Bali merupakan kawasan wisata yang saat ini mulai banyak didatangi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Obyek wisata ini memiliki pemandangan yang indah dan masih alami. Hal ini membuat para wisatawan menyukai kawasan wisata ini termasuk Tjandra Limanjaya sebagai investor.

Objek wisata Celukan Bawang berada di Gerokgak. Di lokasi ini terdapat dermaga pelabuhan yang diplot menjadi Marina. Lokasi lain di Pulau Dewata yang sudah berjalan adalah Tanjung Benoa.

Namun, kawasan Tanjung Benoa masih terganjal Rencana Induk Pelabuhan (RIP). Sebagai upaya meningkatkan kunjungan wisatawan, pengembang akan membuat fasilitas pelabuhan agar dapat menampung kapal pesiar.

Dengan adanya fasilitas tersebut tentu akan jadi kawasan ini lebih banyak dikunjungi wisatawan, terutama wisatawan mancanegara.

Kapal pesiar dapat membawa lebih dari 570 wisatawan terutama dari benua Eropa seperi prancis, Jerman, Inggris, dan Belanda. Wisatawan yang berkunjung ke kawasan Celukan Bawang nantinya akan disambut tarian khas Bali.

Untuk memperlancar pengembangan wisata ini, Pelindo III Cabang Celukan Bawang akan membuat plot RIP  di lahan seluas 18 hektar di sekitar Marina dan di terminal penumpang. Pengembangan kawasan ini sangat baik untuk pariwisata di Pulau Dewata.

Selain kawasan ini, lokasi parkiran juga perlu diperhatikan agar dapat menampung kendaraan wisatawan yang berkunjung. Rencana Induk Pelabuhan sedang diproses di Kementerian Perhubungan. Target awal dari rencana ini adalah dapat menampung 3 ribu wisatawan di Terminal Penumpang.

Fasilitas lain yang perlu diperhatikan di kawasan wisata Celukan Bawang adalah adanya kawasan perhotelan, restoran, dan kesehatan yang memiliki standar internasional. Hal ini dapat menjadi peluang investasi bagi investor yang ingin menanamkan modal di Celukan Bawang.

Investor yang ingin berinvestasi di kawasan wisata ini berasal dari berbagai negara seperti Jepang dan Arab Saudi. Sedangkan investor lokal seperti Tjandra Limanjaya juga tertarik berinvestasi di sektor infrastruktur terutama dermaga di Celukan Bawang.

Menurut Tjandra dengan Dermaga yang memadai maka kapal pesiar akan semakin mudah berkunjung ke Celukan Bawang.

Tjandra Limanjaya juga tertarik investasi di bidang perhotelan

Penginapan yang nyaman dengan pelayanan standar internasional tentu hal penting guna menyambut wisatawan mancanegara. Kerjasama antara Tjandra Limanjaya dan investor asing sangat baik untuk kemajuan investasi di Celukan Bawang.

Dari data Dinas Pariwisata Bali, wisata Celukan Bawang memiliki potensi besar untuk menjadi kawasan destinasi seperti Tanjung Benoa.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*